Cakada, Mari Belajar dari Pilpres, Rangkullah Penguasa Maka ...

- 20 Mei 2024, 13:05 WIB
Ch Susilo Sakeh
Ch Susilo Sakeh /pandapotans/alumni JPNN

 

 

 

MEDANSATU.ID - Usai sudah musim Pilpres (Pemilihan Presiden). Puncaknya, Keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang menolak semua gugatan pasangan Pilpres nomor urut 01 dan nomor urut 03 terhadap pasangan Pilpres nomor urut 02.

Konon, sengketa Pilpres ini bagai mengadili 'kentut'. Ada bunyi dan ada pula bau (aroma) tapi secara juridis formal tak ada 'barbut' (barang bukti). Memang muncul kegaduhan setelahnya. Namun hanya sekejab dan akhirnya ke laut!

Inilah pelajaran pertama yang bisa dipetik dari Pilpres 2024: Sang pemenang harus mau membuka peluang untuk membagi-bagi kue kekuasaan. Maka, mayoritas para politisi pun kemudian akan mingkem, tak lagi mempermasalahkan bagaimana cara sang pemenang memperoleh kemenangan itu. Dan, kegaduhan pun akan sedikit mereda.

Baca Juga: Ch Susilo Sakeh: Rakesh, Simbol Perlawanan K-5

Pendapat ini diutarakan Ch Susilo Sakeh, pemerhati masalah sosial politik di Sumatera Utara sebagaimana dilansir MEDANSATU.ID dari Grup WA Alumni JPNN pada Senin 20 Mei 2024.

Tahun ini, kata Ch Susilo Sakeh, Sumatera Utara memasuki musim Pilkada. Tentu, ini diselang-selingi musim banjir, musim durian dan musim lainnya. Yang pasti meriah, musim jualan maupun obral janji lewat aneka media.

Halaman:

Editor: Pandapotan Silalahi

Sumber: Liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah